Latest Post
Selamat Datang Di Blog Masjid Kampus Al-Muhtadin Universitas Tanjungpura Pontianak "Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah"

Peranan Masjid Untuk Mahasiswa

Era modern ditandai dengan berbagai macam perubahan dalam masyarakat. Perubahan ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi (iptek), mental manusia, teknik dan penggunaannya dalam masyarakat, komunikasi dan transportasi, urbanisasi, perubahan-perubahan pertambahan harapan dan tuntutan manusia. Semuanya ini mempunyai pengaruh bersama dan mempunyai akibat bersama dalam masyarakat, dan inilah yang kemudian menimbulkan perubahan masyarakat.
Perubahan ini sampai mengarah kepada perubahan mentalitas (moral). Khususnya, di kalangan generasi muda (dalam hal ini mahasiswa) telah terlihat adanya pergeseran nilai dan kecendrungan-kecendrungan pada aspek tertentu. Sangat disayangkan, era modern hanya ditandai dengan gaya hidup yang serba hedonistis (keduniawian) dan budaya glamour (Just for having fun). Perilaku moral generasi muda telah melampaui batas-batas norma. Potret buram generasi muda hari ini: mabuk-mabukkan, berlagak preman (premanisme), penganut seks bebas (free sex), tawuran antar pelajar, terlibat narkoba, dan lain sebagainya. Kondisi inilah yang disebut demoralisasi, yaitu proses kehancuran moral generasi muda.
Akhir-akhir ini permasalahan seks bebas di kalangan mahasiswa semakin memprihatinkan, terutama yang kurang baik tarap penanaman keimanan dan ketakwaannya. Beberapa kasus video porno pasangan mahasiswa yang merebak di internet membuktikan bahwa moral adalah sebuah hal yang tidak cukup penting untuk dipahami dan dilaksanakan oleh sebagian mahasiswa.
 

Sepasang Bidadari

Dalam menjalani hidup dan kehidupan mestinya kita harus didampingi oleh dua orang yang sangat menyayangi kita, sehingga hidup kita akan bermanfaat dan akan termotivasi dalam menggapai impian , impian, cita-cita akan tercapai kalau apa yang kita lakukan dan kerjakan didukung oleh kedua orang bidadari ini, kalau dalam perjalanannya ada ketimpangan, maka bagaimana kita harus mensingkronisasikan fikiran mereka, sehingga apapun yang kita lakukan insya Allah akan berjalan mulus dan lurus.
Siapakah bidadari itu?
Bidadari yang Pertama selalu mendukung kita, saat senang, susah, dan saat sulit sekalipun  adalah ibu kita, tanpa ibu, kita tidak akan bisa lahir kedunia, dan tidak akan bisa melakukan apa-apa, mari kita lihat sejauh mana pengorbanan ibu kita, dari kita lahir sampai kita sudah berkeluargapun ibu selalu memperhatikan kita dan menyayangi kita. Sudah selayaknyalah kita selalu berbakti kepada ibu ataupun orang tua kita. Pengorbaannya tiada tara tanpa ada pamrih bercita-citalah mengahajikan ibumu ketanah suci kapan lagi kita bisa membahagiakan orang tua kita amin.
Bidadari kedua, tak lain adalah pasangan hidup kita atau istri, dengan beristri insya Allah apa yang kita lakukan akan mudah, karena kita di pacu dan berjuang untuk menghidupi dan membiayai keluarga kita, untuk melakukan sesuatu selayaknya lah harus di dukung seorang istri Insya Allah akan lancar.
Jadi ntuk mencapai kesuksesan yang hakiki hendaknya kita memiliki sepasang bidadari yang selalu mendukung kita dalam segala hal kebaikan ingat bahagia kan keduanya amin
 

Pribadi Seorang Muslim

Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah Lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui. (QS Al Maidah:54)
Al-Qur’an dan Sunnah merupakan dua pusaka Rasulullah Saw yang harus selalu dirujuk oleh setiap muslim dalam segala aspek kehidupan. Satu dari sekian aspek kehidupan yang amat penting adalah pembentukan dan pengembangan pribadi muslim. Pribadi muslim yang dikehendaki oleh Al-Qur’an dan sunnah adalah pribadi yang shaleh, pribadi yang sikap, ucapan dan tindakannya terwarnai oleh nilai-nilai yang datang dari Allah Swt.

Persepsi masyarakat tentang pribadi muslim memang berbeda-beda, bahkan banyak yang pemahamannya sempit sehingga seolah-olah pribadi muslim itu tercermin pada orang yang hanya rajin menjalankan Islam dari aspek ubudiyah, padahal itu hanyalah salah satu aspek yang harus lekat pada pribadi seorang muslim. Oleh karena itu standar pribadi muslim yang berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah merupakan sesuatu yang harus dirumuskan, sehingga menjadi acuan bagi pembentukan pribadi muslim.

Bila disederhanakan, sekurang-kurangnya ada sepuluh profil atau ciri khas yang harus lekat pada pribadi muslim.
 
 
Support : Creating Website | Masjid Kampus | Al-Muhtadin Untan
Copyright © 2012. Masjid Al-Muhtadin - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Al-Muhtadin Untan
powered by Blogger